24 January 2008

ntah yg kbrp kalinya

Akhirnya aku nonton Radit dan Jani! Dan entah yg kbrp kalinya,, aku nontonnya sendirian... Seharusnya bisa lebih asyik nontonnya kalau saja aku nggak bego milih tempat! Tadi tuh aku terjepit di antara penonton yg lagi pacaran dan penonton yg banyak bacot.. Jengkel bgt!!! Kalau yang pacaran sih nggak terlalu ngeganggu, tapi yang banyak bacot itu loh.. Nyerocos teruuus... Dasar kran rusak kali tuh orang! Huehuehue..

Ngebahas RJ???

Bolehlah!

Di film itu diceritain kalo cinta aja nggak akan bisa bikin kita bertahan hidup di dunia ini.. Jujur nggak jujur,,, kita juga butuh yang namanya duit! Walaupun dicoba gimana pun,, duit nggak bisa lepas dari kehidupan kita...

Yah, mungkin itulah inti dari film ini..

Masih bicara tentang film ini,,, ni film termasuk 'berani' lah! Adegan 'beda' mampu diperankan dengan baik.. Alah,,, sok kritikus bgt sih! :P

Tapi di tengah-tengah ni film cukup membosankan juga.. Soalnya kesannya si RJ g keluar" dari masalah mereka itu... Mereka terputar" soal si Radit yg sakau tanpa ada penyelesaian yg berarti!

Puncak dari film ini kayaknya waktu si Radit terima tantangan bwt minum 'air kencing' a.k.a 'air seni' orang demi dptin duit bwt Jani.. Pengorbanan yg sgt berarti menurutku... Soalnya dy dah g mikir ma harga dirinya! Yg penting dy bs beliin obat bwt Jani.. Hm,,, nice enough!

Udah,, kyknya cukup sekian komenku buat film Indonesia ini...

Overall, ni film dapat 3 bintang d..

07 November 2007

bersamanya...

Perpisahan bukanlah duka, meski harus menyisakan luka..

Haaah,,, perpisahan!

Siapa bilang itu bukan duka?? Buktinya sampai sekarang aku masih meratapi kepergiannya dari diriku...

Aku tidak menyalahkannya!

Seperti yang pernah ku katakan padanya: "Jika suatu hubungan berakhir,, maka yang salah adalah orang yang ditinggalkan..."!

Yupz..

Yang salah adalah aku...

Aku yang tidak bisa mempertahankannya, menjaga hatinya untuk selalu mencinta..

Haaah...

Apakah dia masih memikirkanku di setiap helaan nafasnya?

Masih adakah 'dewi' mengisi suatu ruang di hatinya??

Hm...

Aku benci dengan semua angan dan harapanku!

Aku terus berharap,, tapi tak pernah yakin dengan harapan itu..

Haruskah ku buang saja semua mimpi tuk mengharapnya datang dan mengetuk kembali satu-satunya ruang di hatiku yang kini tak berpenghuni dan telah tertutup rapat???

still the same...

aku masih merindukanmu di tiap malam-malamku!

di sebuah ruang yang selama ini menemani diriku untuk selalu mencinta kepadamu..

di tiap hujan yang ikut merasakan kerinduanku...


belum bisa dan tak akan bisa diriku menjauh dari bayang dirimu!

obsesikah ini??

cinta butakah ini???


entahlah!


masihkah kau mengharapkan kita akan bersatu??


sebenarnya kau ada menemaniku...

benarkah itu?


ku harap iya..


akankah sakitku ini sembuh???

akankah ada jalan menuju kesembuhan itu?


diriku takut dengan semua mimpi dan harapanku yang tinggi..

05 November 2007

munajab cinta

"Tuhan kirimkanlah aku, kekasih yang baik hati,, yang mencintai aku,,, apa adanya!"

Selalu bermohon.. Manusia tidak pernah puas... Saat telah dikirimkan kekasih, bukannya dipertahankan,, malahan dilepas begitu saja... Kekasih seperti apa sih yang manusia inginkan? Yang mencintai dia apa adanya?? Hahaha... Itu saja tidak cukup bagi manusia! Masih banyak tambahan lain untuk sebutan: "kekasih yang baik hati yang mencintai aku apa adanya".. Selalu saja tidak ada kekasih seperti yang dia impikan...

Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang selalu mempunyai harapan yang tinggiatas segala sesuatu! Manusia selalu berharap kepada manusia lain,, tanpa memberikan harapan kepada manusia lain...

Dan ketika harapannya tak terpenuhi, maka dia akan menghakimi bahwa manusia itu makhluk yang kejam,, yang selalu mematahkan harapan dirinya...

15 October 2007

open hausss...

Assalamu'alaikum wr wb!

Hari ini aku pergi bersilaturahmi ke tetanggaku yang notabene adalah orang nomor dua Indonesia saat ini.. Satu kata yang menggambarkan keadaan di sana: "PADAT"... Betapa banyaknya orang yang ingin menemuinya! Mulai dari sanak saudara,, kerabat,,, sampai rakyat biasa yang nggak dikenalnya!

Apa yah yang menarik dari open house-nya?? Yah ya itu tadi... Kepadatannya, terus penjagaannya terhadap "orang itu",, dan makanan yang banyak...

Pagi itu poros Jl. Haji Bau - Cendrawasih sudah dipenuhi oleh aparat! Mereka semua ditugaskan untuk menjaga salah satu rumah yang menjadi tempat open house..

Saat memasuki pintu pagar rumah tersebut,,, kita harus melewati screaning metal! Saat sampai di depan pintu rumahnya,, kita harus antre buat salamin dia... Jadi seperti orang ngantri minyak tanah! Haha..

Semakin menuju ke dalam,,, semakin banyak orang yang berseliweran! Aku yang saat itu bersama Oma,, mirip dengan ajudannya sang istri orang tersebut,,, yang menurut papan namanya, ajudan itu namanya Nora..

Ya iyalah aku kayak ajudan,,, orang akunya belum ketemu sama satu orang pun yang ku kenal, sedangkan si Oma ini,, udah sibuk cipika cipiki + jabat tangan... Akunya yang kayak ajudan cuma tersenyum, ikutan jabat tangan,, + celingak celinguk nyari orang yang ku kenal...

Akhirnya, aku menemukan juga seseorang yang ku kenal.. Dia adalah seniorku di kampus,,, yang juga merupakan keponakan dari orang tersebut! Ya sudah,, akhirnya aku cerita-cerita deh dengan dia...

Satu yang pasti dari acara open house seperti ini:

Orang kelas atas lebih mentingin obrolan mereka, + mencari relasi baru dengan basa basi khas kalangan atas,, sedangkan orang kelas bawah lebih memilih untuk menjelajahi stand makanan satu per satu...

Haaah, kalau bukan karena dipaksa,, aku sangat nggak ingin datang ke acara kayak gini... Udah sesak, semua orang pada basa basi,, aku kayak orang dungu yang senyum-senyum nggak jelas tiap datang orang yang nggak aku kenal...

Wassalam!

01 October 2007

Hari ini aku akhirnya menumpahkan semua perasaanku kepadanya! Aku tak tahu mengapa aku begitu saja menumpahkannya.. Mungkin karena perasaan itu sudah bertumpuk-tumpuk dan tidak dapat lagi tertampung oleh hatiku yang kecil ini...

Aku juga capek menjadi diriku yang sekarang ini! Sok tegar menghadapi semua cobaan hidup,, padahal dalam hatiku kehancuran terus merajai... Maafkan aku yang belum bisa bangkit dari keterpurukanku! Kau tahu kan,, betapa sulitnya seseorang untuk bangkit lagi dari keterpurukan???

Biarkanlah aku mengumpulkan semua keping-keping jiwaku itu! Dan biarkan aku yang memperbaiki semuanya.. Karena ini semua salahku... Bukan salahmu! Jadi jangan pernah menyalahkan dirimu atas semua tindakanku ini..

Keping-keping itu pasti akan utuh kembali... Walaupun seperti yang ku katakan! Dia tidak akan pernah sesempurna dulu.. Tapi dia akan menjadi dia yang dulu... Yang mungkin lebih hati-hati dalam menjalani hidup, karena dia tidak ingin dia menjadi kepingan lagi..

Aku akan mengumpulkan kepingan itu!!!

Itu kan makna dari kehidupan? Mengumpulkan kepingan yang sudah terlanjur retak,, dan berusaha untuk membuatnya menjadi kepingan lagi..

Then,,, i'll find another boy! Like u want me to do..

I'll find another boy that better than you...
I'll find another boy that can lead me...
I'll find another boy that lighter than you...
I'll find another boy that not "YOU"...

Aku akan mencari harapan baru bersama orang lain! Dan tidak akan terlalu berharap kepada orang itu.. A new life,,, a new hope!

Once again,,, don't say sorry for me! Karena tidak ada yang perlu dimaafkan dari semua ini.. Karena kesalahan ada di diriku... Dan saya tidak akan melakukan kesalahan lagi kepada diriku!

Jangan pula menyesal atas semua yang telah terjadi.. Ini hanya merupakan satu bagian dari kehidupan kita... Dan sekarang, kita berpisah.. Kau akan menjalani hidupmu,,, dan aku akan menjalani hidupku! Kita akan menjalani hidup kita,, sendiri-sendiri... Tanpa aku di hidupmu, dan tanpa kau di hidupku..

Makasih buat semua kebahagiaan yang telah kau berikan kepadaku... Tak henti-hentinya aku katakan ini! Terima kasih karena telah menjadi bintang yang telah menerangi hidupku,, hatiku,,, dan jalanku!

30 September 2007

have a good time

Hari minggu! Mulai lagi deh aku puasa.. Setelah absen selama seminggu karena "anugerah yang diberikan kepada kaum Hawa"...

Gimana ya puasa hari ini? Lancar-lancar aja tuh.. Memang sih pasti lapar,,, tetapi itu kan hakikat dari puasa, mencoba menahan rasa lapar itu.. Bukan hanya rasa lapar,,, tetapi emosi juga! Itu yang terpenting.. Menjaga emosi...

Hari ini aku buka puasa bareng ma teman-teman SMPku! Tapi kayaknya semua pada malas pergi tuh.. Jadilah,,, aku masih berada di warnet ini! Mengisi hari..

Tapi,,, sekarang sepertinya waktu untuk pulang!

29 September 2007

waktu yang tepat untuk berpisah

Dan bila kau harus pergi
Jauh dan tak’kan kembali
Ku akan merelakanmu bila kau bahagia
Selamanya di sana walau tanpaku

Ku akan mengerti cinta dengan semua yang terjadi
Pastikan saja langkahmu tetap berarti

Bisakah aku tanpamu sanggupkah aku tanpamu

Reff:
Sehangat pelukan hujan, saat kau lambaikan tangan
Tenang wajahmu berbisik
Inilah waktu yang tepat ‘tuk berpisah

Selembut belaian badai saat kau palingkan arah
Jejak langkahmu terbaca
Inilah waktu yang tepat ‘tuk berpisah

Ku akan pahami cinta
Dengan apa yang terjadi
Pastikan saja mimpimu tetap berarti

*Aku tak pernah mengharap kau ‘tuk kembali
Saat kau temukan duniamu
Aku tak pernah menunggu kau ‘tuk kembali
Saat bahagia mahkotamu, bila kedamaian s’limutmu

Jangan kau kembali…


---so7---
Assalamu'alaikum wr wb!

Halooouw,, ni blogQ yg kedua... Knp ngebuat blog lagi? Karena blog pertama terlalu dipenuhi oleh kesedihan.. Hahaha... Makanya, hadirlah blog kedua ini.. Yang isinya lebih tough... Hehe!

Ya sudahlah,, ni aja untuk post pembuka...

Wassalamu'alaikum wr wb!